Rabu, 31 Agustus 2016

Hukum Aqiqah Untuk Anak Yang Sudah Meninggal


Diasuh oleh : K.H Shiddiq al-Jawie

Tanya :
Ustadz, anak saya berumur 11 tahun baru saja meninggal dan belum dilakukan aqiqah untuknya saat dia lahir. Apa hukumnya kalau sekarang saya mengaqiqahi anak saya yang sudah meninggal itu? (Nurwidianto, Bantul).

Jawab :
Para ulama berbeda pendapat menjadi tiga pendapat mengenai hukum melaksanakan aqiqah untuk anak yang meninggal dan belum pernah dilakukan aqiqah untuknya. (Hisamudin ‘Ifanah, Al Mufashshal fi Ahkam Al ‘Aqiqah, hlm. 129-130).

Tiga pendapat tersebut adalah sbb; 
pertama, wajib hukumnya secara mutlak melaksanakan aqiqah untuk anak yang sudah meninggal. Ini adalah pendapat Imam Ibnu Hazm. (Ibnu Hazm, Al Muhalla, 6/234).

Sabtu, 25 Juni 2016

Pelajaran dari Kisah Inilah Suami Bercahaya

Ilustrasi Mubarak 
anak-sholeh.com - Namanya adalah Nuh bin Maryam. Ia adalah seorang gubernur sekaligus qadhi (hakim) di sebuah kota Islam bernama Marwa. Seperi layaknya seorang pejabat, Nuh bin Maryam hidup dalam keberlimpahan harta. Kenikmatan itu semakin lengkap dengan hadirnya seorang putri yang terkenal dengan kecantikannya yang luar biasa. Satu demi satu para pembesar datang untuk mempersuntingnya, namun tak seorang pun yang berkenan di hati.

Di istana tempatnya tinggal, sang gubernur memiliki seorang budak yang berasal dari India. Budak itu berkulit gelap, namun sangat taat beribadah. Budak India itu bernama Mubarak. Dan karena sang gubernur memiliki sebidang kebun yang cukup luas, ia menyerahkan urusan kebun itu kepada sang budak. “Pergi dan jagalah kebun itu baik-baik!” ujarnya.

Beginilah Bakti Rosulullah Kepada Orang Tua

Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wasallam adalah suri teladan yang baik bagi kaum Muslimin dalam segala hal sebagaimana dinyatakan di dalam al-Qur’an: 
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah (QS al-Ahzab [33]:21.)
Beliau bisa dijadikan sebagai teladan yang baik bagi seorang pendidik, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi seorang pemimpin, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi pemimpin pasukan perang, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi kepala rumah tangga, beliau bisa juga dijadikan teladan yang baik bagi seorang majikan, bahkan bisa juga dijadikan teladan bagi seorang anak yang ingin berbakti kepada orang tuanya.

Rabu, 22 Juni 2016

Berbakti Kepada Orang Tua, Penebus Dosa Besar

Dalam mengarungi kehidupan dunia ini, tidak sedikit manusia yang terpeleset ke dalam jurang maksiyat dan lembah dosa. Salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkan ampunan Allah SWT atas dosa yang dilakukan adalah dengan berbuat baik kepada kedua orang tua.
Berikut kutipan pendapat Salafush Sholih yang menyatakan bahwa Birrul Walidain, berbuat baik kepada kedua orang tua, bisa menjadi Kafarat / penebus dosa, bahkan dosa-dosa besar. Kutipan ini saya ambil dari buku Bakti Anak kepada Ibu Bapak karangan Ibrahim bin Abdullah Musa Al Hazimi yang diterbitkan oleh Media Hidayah – Jogjakarta (2005).

Jumat, 17 Juni 2016

Begini Cara Membangunkan Anak untuk Sholat Subuh

anak-sholeh.com - Bagi orang tua yang ingin memiliki anak sholeh dan sholehah tentu memerhatikan bagaimana sholatnya sang anak. Tidak layak kiranya, anak yang mengabaikan sholat disebut sebagai anak sholeh. Kenapa? Karena sholat merupakan kewajiban yang sangat besar di sisi Allah SWT. Meninggalkan dan mengabaikannya jelas merupakan kemaksiyatan dan kejahatan yang besar di sisi Allah. Namun demikian, membiasakan anak untuk melaksanakan sholat tidaklah semudah membalikkan tangan. Apalagi jika sholat yang dimaksud adalah sholat subuh. Butuh kesabaran dan kesungguhan yang luar biasa. Jangankan anak kecil, yang butuh waktu istirahat lebih, orang dewasa saja tidak sedikit yang sulit untuk bisa bangun pagi guna menjalankan sholat subuh.

Lantas, bagaimana cara membiasakan anak untuk sholat? Sholat Subuh khususnya. Tulisan yang barangkali lebih tepat ditujukan untuk diri saya sendiri ini barangkali bermanfaat untu pembaca yang dimuliakan Allah.

Kamis, 16 Juni 2016

Syair Imam Adz-Dzahabi tentang IBU

anak-sholeh.com - Puisi tentang Ibu sering kita baca dan dengar. Di dalam buku-buku puisi sangat mudah kita temui, demikian juga di internet. Namun, kebanyakan puisi tersebut adalah puisi kontemporer. Barangkali ada di antara pembaca yang ingin mengetahui seperti apa puisi atau syair dari orang-orang terdahulu khusunya dari kalangan ulama. Untuk itulah tulisan ini dibuat.

Berikut ini adalah syair tentang Ibu yang ditulis oleh Syamsuddin Muhammad bin Qaimaz At-Turkumani, Al-Fariqi, Ad-Dimasyqi, Asy-Syafii, atau yang lebih sering kita kenal dengan nama Imam Adz-Dzahabi.

Jumat, 10 Juni 2016

Beginilah Rasulullah Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak

Anak-sholeh.com - Rasulullah saw adalah suri teladan yang baik. Termasuk dalam hal mendidik anak. Termasuk di dalamnya lagi bagaimana menumbuhkan kepercayaan diri pada anak. Berikut ini adalah empat cara yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Dalam menumbuhkan kepercayaan diri pada anak. Disarikan dari buku “25 Kiat memengaruhi Jiwa dan Akal Anak” (terjemah dari 25 Thariqah lit Ta’tsir fi Nafsith Thifli wa ‘Aqlihi) terbitan sygma Pusblishing bandung. Sebuah buku yang dikarang oleh Muhammad Rasyid Dimas, lulusan Fakultas Pendidikan dan Psikologi pada Al Imarat University dan Diploma ‘Ali (setingkat master) bidang perencanaan, analisis, dan Perencanaan Sistem pada Al-Imarat University. Berikut keempat cara tersebut:

Rabu, 08 Juni 2016

Inilah Balasan Untuk Orang Tua yang Membuat Senang Anaknya

anak-sholeh.com - Membuat gembira dan riang hati anak sangatlah baik bagi perkembangan mental anak. Kegembiraan juga memberikan peran yang sangat menakjubkan dan berpengaruh kuat terhadap jiwa anak. hasilnya, sang anak akan selalu siap untuk menerima perintah, peringatan atau bimbingan apapun.

Lebih dari itu, bagi orang tua yang membuat senang anaknya, maka Allah akan membuatnya (orang tua) senang pada hari kiamat. hal ini sebagaimana tersebut dalam riwayat berikut :